Tuesday, March 23, 2010

Awas..Bunuh Diri Bisa Menular Lho

Awas..Bunuh Diri Bisa Menular LhoSetiap orang memiliki respons bawah sadar untuk bunuh diri... Berkabung karena ada orang terdekat yang "Bunuh Diri" boleh saja, tapi jangan terlalu berlarut-larut.Demikian juga kalau mendengar atau membaca pemberitaan tentang bunuh diri. Para psikolog di The American Foundation for Suicide Prevention bahkan merekomendasikan untuk tak perlu ada acara perkabungan bagi orang yang meninggal karena bunuh diri.

"Setiap orang memiliki respons bawah sadar untuk bunuh diri," ujar Ann Haas, direktur Proyek Pencegahan Bunuh Diri pada lembaga ini. Orang yang sudah sudah rentan untuk bunuh diri, katanya, akan dapat tertarik dengan ide "mendapatkan pengakuan atau kepuasan dalam kematian" setelah perkabungan itu.

Ia mencontohkan apa yang terjadi di Cornell University. Setelah kasus bunuh diri beberapa bulan sebelumnya, sepanjang 2009 ditemukan tiga mahasiswa lainnya melakukan hal yang sama.

Tak ada angka resmi kasus bunuh diri di AS, tapi lembaga ini menyebut: belakangan cukup mencemaskan. Di kalangan mahasiswa, setidaknya ditemukan rata-rata 7,5 kasus bunuh diri per 100 ribu mahasiswa. Berdasarkan umur, sejak tahun 2006 rata-rata 11,5 per 100 ribu orang usia 18-22 tahun.

Penilitian lain sebelumnya juga menyimpulkan bunuh diri bisa "menular" kepada orang-orang yang merasa sama kondisinya dengan pelaku bunuh diri. "Orang yang terlibat mungkin tidak memiliki kontak langsung, tapi publisitas dari bunuh diri, termasuk melalui media dan perkumpulan, dapat menghasilkan lebih banyak perilaku bunuh diri," kata Madelyn Gould, profesor psikiatri di Columbia University Medical Center, yang tergabung dalam penelitian itu.

Ia menganjurkan agar peringatan atau memorial tentang orang yang bunuh diri tidak dilakukan berlebihan. Selain itu, dalam memorial itu "Dikembangkan "beberapa kegiatan pencegahan bunuh diri," katanya.

Menurut Gould, remaja dan dewasa muda paling rentan terhadap penularan bunuh diri. "Sebagian dari mereka cenderung lebih impulsif dan mudah dipengaruhi dengan perilaku rekan-rekan mereka. Mendengar tentang orang lain bunuh diri dapat menambahkan legitimasi depresi mereka sendiri dan meningkatkan ruminasi," katanya.

Mahasiswa dan kaum muda pada umumnya rentan terhadap paparan bunuh diri setelah kehilangan teman, anggota keluarga, dan bahkan apa yang mereka lihat di televisi, penelitian itu menunjukkan. Studi di University of Southern California telah menunjukkan bahwa bentuk-bentuk tayangan bunuh diri meningkatkan kemungkinan sebuah usaha bunuh diri.

"Ini seperti membangun sebuah kemungkinan; pintu yang biasanya tertutup bagi gagasan itu, tiba-tiba menjadi terbuka setelah seseorang datang dan menunjukkan kepada mereka jalan bunuh diri itu," kata Dr Thomas Hicklin, psikiater di University of Southern California. Ia setuju jika pemberitaan yang tayangan tentang bunuh diri tidak terlalu diekspose di media massa.
[republika.co.id]

Kutil dan Asal Usulnya

Kutil dan Asal UsulnyaPernah dengar tentang "Kutil" ? Ada sebuah mitos yang menyebutkan kutil disebabkan oleh nasi yang menempel di kulit. Tapi itu hanyalah mitos karena kutil adalah salah satu gangguan di kulit. Dari mana munculnya kutil?

Kutil adalah pertumbuhan kulit yang disebabkan oleh human pappilomavirus (HPV) yang merupakan salah satu virus penyebab kanker serviks (leher rahim). Tapi kutil termasuk kategori non-kanker. Virus ini hanya menyebabkan keratin yaitu protein keras di lapisan epidermis (lapisan atas kulit) yang tumbuh terlalu cepat.

Gangguan kulit kutil berbeda dengan tahi lalat. Jika tahi lalat berwarna gelap dan cukup besar sedangkan kutil seperti warna kulit yang menonjol dan cenderung kecil. Biasanya daerah tangan dan kaki yang paling sering ditemui adanya kutil.

Tampilan dari kutil berbeda-beda tergantung pada bagian mana yang ditumbuhi kutil serta ketebalan dari kulit juga mempengaruhi. Kutil yang terletak di daerah telapak kaki dikenal sebagai verruca.

Seperti dikutip dari Medicalnewstoday, Selasa (23/3/2010) virus penyebab kutil dapat ditularkan melalui kontak kulit dengan kulit dan juga melalui kontak barang-barang yang digunakan seperti handuk atau sepatu.

Penyebab kutil dapat menular ke orang lain dengan cara berikut:

1. Jika seseorang menggaruk atau menggigit kutil yang ada.
2. Mengisap jari.
3. Menggigit kuku dapat menyebabkan kutil menyebar pada ujung jari dan sekitar kuku.
4. Saat mencukur wajah atau kaki.


Setiap orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda. Karenanya ada orang yang langsung kutilan setelah bersentuhan, sedangkan yang lainnya tidak menular. Risiko seseorang tertular kutil dari orang lain memang kecil.

Para ahli mengungkapkan ada beberapa jenis kutil yaitu common warts, verrucas, plane warts dan filiform warts.

Common warts (verruca vulgaris)

Kutil jenis ini memiliki permukaan yang kasar serta teksturnya berupa benjolan yang menebal dan disebut dengan papula atau plak. Dapat muncul di setiap bagian tubuh, namun lebih sering timbul di buku jari, jari, siku dan lutut. Kebanyakan memiliki bintik-bintik kecil gelap yang berasal dari pembuluh darah beku.

Verrucas (plantar warts)

Kutil jenis ini biasanya muncul di telapak kaki, kadang-kadang di tumit dan jari kaki. Jenis ini dapat menyakitkan dan biasanya tumbuh ke dalam kulit karena adanya tekanan dari telapak kaki. Ciri khasnya memiliki titik hitam di tengah dengan daerah putih disekitarnya yang mengeras.

Plane warts (verruca plana).

Kutil jenis ini berbentuk bulat, datar, mulus dan umumnya berwarna kekuningan, kecoklatan atau warna kulit. Lebih umum terjadi pada anak-anak dan ditemukan pada tangan, kaki serta wajah.

Filiform warts (verruca filiformis)
Kutil jenis ini berbentuk panjang dan biasanya ditemukan pada kelopak mata, leher dan ketiak.

Sebagian besar kutil memang tidak memerlukan perawatan medis, karena kebanyakan kutil bisa hilang dengan sendirinya.

Namun jika kutil tersebut menimbulkan rasa nyeri, mudah berdarah, mengubah penampilan, menyebar ke daerah lain atau tumbuh kembali setelah hilang, maka sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
[health.detik.com]

Friday, March 19, 2010

ARTIS FILM PARNO JUGA WAJIB PAKAI KONDOM

ARTIS FILM PARNO JUGA WAJIB PAKAI KONDOM
Demi menekan menekan penyebaran penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, para pejabat di California, Amerika Serikat, tengah mempertimbangkan penerapan aturan wajib kondom bagi artis film "PARNO". Dewan Keselamatan Pekerja California, Kamis (18/3/2010), telah memutuskan mempelajari lebih lanjut proposal yang akan mewajibkan bintang film panas menggunakan kondom saat beradegan seks.

Enam anggota Dewan Keselamatan dan Standar Kesehatan Pekerja California secara bulat menyepakati perintah kepada komite penasihat untuk mempelajari proposal dari sebuah lembaga advokasi AIDS. Yayasan tersebut mengajukan petisi pada Desember lalu untuk mewajibkan penggunaan kondom dalam industri Film Panas.

Yayasan ini menginginkan, perlindungan di tempat-tempat para perawat dan dokter bersinggungan dengan cairan tubuh juga diberlakukan terhadap pekerja industri Film Panas untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual.

Menurut hukum ang berlaku di Amerika Serikat, para aktor Film Panas harus membuktikan diri sehat dan negatif HIV atau penyakit menular seksual lainnya 30 hari sebelum membintangi sebuah film.

Termasuk Larry Flynt dari Hustler dan pemilik Vivid Entertainment, Steven Hirsch, sebelumnya menyatakan bahwa kewajiban menjalani tes kesehatan bagi aktor Film Panas sudah efektif untuk mencegah penyebaran PMS.

Flynt khawatir, penikmat Film Panas tidak akan suka melihat para bintangnya menggunakan kondom. Adapun Hirsch menyatakan bahwa industri Film Panas kemungkinan bakal hengkang dari California jika penggunaan kondom hukumnya menjadi wajib.

Upaya menegakkan peraturan tentang kondom sebelumnya juga pernah ditempuh oleh lembaga advokasi yang bernama The AIDS Healthcare Foundation. Namun, usaha mereka selalu kandas. Lembaga itu mengajukan langkah hukum pada bulan Desember, tetapi tak membuahkan hasil. [kompas.com]

Thursday, March 18, 2010

Sendawa Dapat Sebabkan Gigi Jadi Sensitif

Sendawa Dapat Sebabkan Gigi Jadi SensitifBersendawa atau bahasa Londonya cegukan bisa terjadi, apalagi kalau habis makan alias kekenyangan. Tapi perlu diketahui jika keseringan bersendawa ternyata dapat menyebabkan ngilu pada gigi dan juga memicu penyebab gigi sensitif. Lho .. koq ?

Hal tersebut disampaikan oleh Prof Trimurni Abidin, drg. Sp.KG(K), M.Kes, ahli kesehatan gigi dari FKG Universitas Sumatera Utara, pada acara konferensi pers yang diadakan Pepsodent di Jakarta, Kamis (18/3/2010).

Sendawa adalah pelepasan gas dari saluran pencernaan (terutama kerongkongan, lambung dan usus) melalui mulut (eructation). Distensi perut lambung menyebabkan ketidaknyamanan, bersendawa dan mengusir udara mengurangi ketidaknyamanan.

Seperti dilansir dari medicinenet, sendawa biasanya disebabkan karena menelan udara dalam jumlah besar (aerophagia) pada saat makan atau minum. Menelan makanan atau minum terlalu cepat dan kecemasan juga menyebabkan sendawa. Orang seringkali tidak menyadari bahwa mereka menelan udara.

Gas yang dikeluarkan saat bersendawa biasanya campuran gas nitrogen dan oksigen. Sendawa juga dapat disebabkan oleh minum minuman berkarbonasi seperti bir, minuman ringan atau sampanye, dalam hal ini gas yang dikeluarkan adalah karbon dioksida dari minuman itu sendiri.

Bagi beberapa orang, bersendawa menjadi kebiasaan dan tidak mencerminkan jumlah udara dalam perut mereka. Mereka menganggap bersendawa adalah jawaban untuk semua jenis ketidaknyamanan perut dan bukan hanya atas ketidaknyamanan yang terjadi karena meningkatnya gas.

Namun, nampaknya mereka harus berhati-hati, karena sering bersendawa dan menyimpan gas sendawa lama dalam mulut dapat menyebabkan ngilu pada gigi. Ngilu pada gigi ini bisa jadi indikasi terjadinya gigi sensitif.

Hal ini disebabkan karena gas yang dikeluarkan pada saat bersendawa bisa berasal dari usus atau lambung. Gas yang dikeluarkan biasanya bersifat asam. Nah, sifat asam inilah yang dapat menjadi pemicu terjadinya gigi ngilu.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya banyaklah minum air putih untuk dapat menetralkan asam yang berkumpul dalam mulut, yang menyebabkan terjadi gigi ngilu atau bahkan menyebabkan gigi sensitif bila sering sendawa dalam jangka waktu yang lama.
[indo.arsharing.com]

Seperti Inikah Proses dan Tanda Kematian Manusia?

Seperti Inikah Proses dan Tanda Kematian Manusia?Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?

Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic, Kamis (18/3/2010) yaitu:
  1. Merasa gelisah. Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
  2. Menarik diri. Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
  3. Sering mengantuk. Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
  4. Kehilangan nafsu makan. Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
  5. Mengalami jeda saat bernapas. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
  6. Luka yang sulit sembuh. Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
  7. Pembengkakan. Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.

Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.

Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
[health.detik.com]

KHUSUS PRIA: MENGENAL LEBIH JAUH TENTANG MR. P

Bagi Pria Mr. P adalah teman teman setia yang ada sejak lahir, bahkan mulai terbentuk di dalam rahim. Tapi, yakinkah Anda sudah mengenalnya dengan baik? Dua fakta berikut mungkin belum pernah Anda ketahui.

Banyak hal yang Anda ketahui tentang Mr P akan memberi keuntungan dalam urusan ranjang. Bukan cuma Anda, tapi juga pasangan. Berikut dua hal yang mungkin belum pernah Anda dengar seputar Mr P, seperti diulas webmd.

Mr P sering �bermain� sendiri

Anda mungkin memperhatikan bahwa Mr P Anda sering �bermain� sendiri, seperti ereksi di saat yang tidak tepat. Sama halnya dengan lengan dan kaki, Mr P bekerja atas perintah otak. Namun, Mr P adalah bagian dari sistem saraf yang tidak selalu berada di bawah kendali kesadaran. Ini disebut sistem saraf otonom (saraf simpatis dan parasimpatis), yang juga mengatur denyut jantung dan tekanan darah.

Gairah seksual biasanya tidak hadir sendiri atau tanpa dorongan. Pikiran sadar terlibat di dalamnya, tapi memang banyak rangsangan seksual berlangsung dalam sistem saraf simpatis. Mr P menegang kerap terjadi sebagai akibat impuls dari otak selama fase tidur REM (rapid eye movement), apakah saat Anda mimpi �basah� atau ujian yang Anda lupa untuk belajar. Latihan angkat beban dan mengejan juga menghasilkan ereksi.

Fungsi sistem saraf simpatis juga memengaruhi susutnya Mr P, seperti saat stres, serta paparan terhadap air atau udara dingin. "Stres memiliki efek yang sama seperti mandi air dingin. Dan saat tidak stres, Mr P lembek Anda akan kembali normal," kata Drogo Montague, MD, urolog Cleveland Clinic.

Ia menambahkan, kondisi Mr P lembek ukurannya bervariasi pada setiap pria. �Mr P adalah semacam barometer dari sistem saraf simpatik," kata Montague.

Mr P berbentuk seperti bumerang

Sama seperti Anda tidak dapat melihat akar pohon beringin di dalam tanah, Anda pun tidak melihat akar dari Mr P Anda yang terselip di dalam panggul dan menempel pada tulang pubis. Faktanya, Mr P berbentuk seperti bumerang.

Dalam gambar MRI (Magnetic Resonance Imaging), Mr P tampak jelas seperti bumerang. Demikian seperti dicatat oleh peneliti Perancis yang mempelajari pria dan wanita saat berhubungan seks dengan scanner MRI.

Bentuk ini dapat berubah jika Anda melakukan metode bedah "pembesaran Mr P". adalah untuk memotong ligamen, jaringan yang mengokohkan ereksi Mr P di dalam pelvis. Dengan ligamen dipotong, Mr P yang ereksi kehilangan sudut ke atas dan �bergoyang� di pangkal Mr P. Hati-hati, kurangnya ketegapan dapat mengakibatkan cedera saat penetrasi.
[lifestyle.okezone.com]

Monday, March 15, 2010

MITOS: AIR LUDAH DAPAT SEMBUHKAN SAKIT MATA

Mitos : Air Ludah Dapat Sembuhkan Sakit MataPernah dengar mengenai pengobatan mata dengan air liur? Ternyata mengobati sakit mata dengan air ludah sendiri sudah dilakukan banyak orang, yang mempercayai pengobatan jenis ini. Air ludah dipercaya mengandung lendir protein yang mengandung antibodi untuk menyembuhkan luka.

Kepercayaan tradisional menyarankan orang yang sakit mata untuk mengusap-usap matanya saat bangun pagi dengan air ludah sendiri. Mengusap mata dengan air ludah ini juga bisa dilakukan setiap saat hingga sakit matanya sembuh. Efektifkah menyembuhkan sakit mata dengan air ludah?

DR Dr Ike Sumantri Wiyogo, SpM(K) mengatakan meskipun air ludah mengandung antiseptik tapi belum ada penelitian medis yang menunjukkan air ludah bisa digunakan untuk mengobati sakit mata.

Malahan ia khawatir terhadap kebersihan air liur tersebut jika si pemiliknya tidak bersih menjaga gigi dan mulut. Karena mulut dan gigi juga banyak mengandung kuman yang berasal dari selipan makanan di antara gigi dan hal ini bisa memperparah kondisi mata.

"Sebaiknya tidak mengobati sakit mata dengan air ludah, karena kita tidak tahu apakah air ludah yang digunakan mengandung infeksi mikroorganisme atau tidak. Kalau mengandung infeksi, hal ini justru bisa memperparah kondisi mata yang memang sebelumnya sudah mengalami infeksi," ujar Dr Ike saat dihubungi detikHealth, Senin (15/3/2010).

Sakit mata bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti infeksi bakteri, virus atau degeneratif. Jika penyakit mata disebabkan oleh virus, maka hal ini bisa menular seperti halnya orang terkena influenza.

"Pada orang yang sakit mata biasanya lapisan kornea mengalami iritasi sehingga menimbulkan komplikasi radang yang membuat mata terlihat memerah," ujar dokter yang juga ketua Departemen Mata FKUI/RSCM ini.

Sakit mata biasanya ditandai dengan mata memerah, berair, belekan, mata menjadi gatal-gatal, silau jika melihat cahaya yang terang serta terkadang disertai dengan rasa sakit kepala saat menunduk. Sakit mata bisa terjadi di kedua mata atau hanya salah satu saja.

Dr Ike menuturkan terdapat perbedaan antara sakit mata yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Jika disebabkan oleh virus biasanya mata terasa gatal dan kotoran mata bercampur dengan cairan. Sedangkan jika akibat bakteri maka cairan yang keluar lebih berwarna putih, sering mengeluarkan kotoran dan terasa sakit atau nyut-nyut.

Dr Ike menyarankan jika mengalami sakit mata segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pertolongan pertama sehingga infeksi tidak semakin meluas. Usahakan untuk menghindari obat mata yang mengandung steroid karena dapat meningkatkan tekanan bola mata.

Pengobatan sakit mata dengan menggunakan air ludah mungkin memberikan hasil yang baik untuk beberapa orang, tapi tidak semua orang memberikan reaksi yang sama karena kepekaan setiap orang berbeda-beda.
[health.detik.com]